Jumat, 10 Agustus 2012

wajah.........





bakat tidak sama dengan kecerdasan

Bakat tidak sama dengan kecerdasan. Bakat lebih mengacu pada motorik maupun keterampilan yang ditampilkan anak. Dengan kata lain, bakat bisa terlihat oleh orang lain.

Cara yang dilakukan adalah terus-menerus mengasah bakat melalui latihan. Bakat tidak akan berkembang bila tak ada penguat, sehingga kemudian hilang. Selain bakat, mereka juga mempunyai minat terhadap bidang yang digeluti. Adanya minat juga akan menguatkan bakat tersebut.

Sedikit Bantuan
Bagaimana bisa mengetahui kalau anak kita berbakat? Menurut Dra. Clara Kriswanto, MA, CPBC, psikolog dari Jagadnita Consulting, anak-anak yang berbakat umumnya lebih cepat menguasai bidang tertentu dibanding anak lain, tanpa mengeluarkan usaha keras.

Contohnya anak yang berbakat menyanyi, akan lebih mudah mengenali not, ketajaman nadanya juga bagus. Anak yang berbakat dalam bidang linguistik atau bahasa, bisa meniru atau menghafal bahasa asing lebih cepat.

Begitu anak yang mempunyai bakat menggambar atau melukis. Kualitas garis yang dimiliki anak tersebut akan terlihat lebih halus. Mereka mengerti warna, komposisi yang dibuat juga lebih bagus dan menarik.

Anak yang berbakat juga bisa mempelajari sesuatu dengan cara berbeda dibanding anak lain. “Anak berbakat hanya memerlukan sedikit bantuan dari orang dewasa. Mereka kerap memecahkan masalah dengan caranya sendiri,” ungkap perempuan yang menyelesaikan MA dalam bidang Applied Anthropology & Community and Youth Work Goldsmith College University of London.

Anak yang senang mengutak-atik mainan merupakan wujud dari minatnya terhadap benda tersebut. Baginya, mengutak-atik mainan merupakan eksplorasi dari keingintahuannya lebih lanjut.

Anak yang mempunyai bakat biasanya juga mampu memotivasi diri sendiri untuk mempelajari hal-hal yang sangat disukainya. Anak yang senang bermain piano atau berenang tak hanya berlatih saat gurunya datang. Mereka akan berlatih piano atau berenang tanpa disuruh.

“Idealnya, bakat yang dimiliki oleh anak sejalan dengan minatnya. Dengan begitu, potensi atau kemampuan yang dimiliki anak akan tergali secara optimal, sehingga anak mampu berprestasi,” tutur Clara.

Bangkitkan Minat
Sayangnya tak semua bisa berjalan beriringan antara bakat dan minat. Ada anak berbakat yang ternyata tidak berminat dengan bakat yang dimilikinya. Bila ini terjadi, kata psikolog lulusan UI ini, diperlukan dukungan lebih banyak dari orangtua, agar bakat anak bisa terasah secara optimal.

Kalau tidak mendapat dukungan dari orangtua atau dibangkitkan minatnya, bakat yang dimiliki anak tidak akan berkembang. Bisa saja anak tersebut agak lambat untuk mengembangkan kemampuannya, terutama ketika menyadari bahwa ia mempunyai bakat dalam bidang tertentu.

Madonna contohnya. Di usia 40 tahun, saat sudah mempunyai dua anak, ia membuat buku anak. Bakat yang dimilikinya baru disadari saat dirinya menjadi seorang ibu.
Sebenarnya hal serupa juga bisa terjadi pada anak yang mempunyai minat dalam bidang tertentu, tetapi tidak berbakat. Contohnya anak ingin mengikuti Indonesia Idol, tetapi tidak mempunyai bakat menyanyi. Nah, pada anak tipe ini, dibutuhkan usaha yang lebih keras dibandingkan anak berbakat. Caranya tentu saja dengan mengikuti les vokal untuk mendapat suara yang baik.

Yang penting, tambah Clara, orangtua perlu memperkaya minat anak. Jangan sampai anak hanya terpaku dengan satu minat saja. Anak yang berminat pada sepakbola, misalnya, sebaiknya juga dikenalkan dengan kegiatan lain.

“Katakan pada anak bahwa olahraga tidak hanya sepakbola. Masih ada kegiatan lain, seperti seni, yang bisa dikenalkan,” kata Clara.

Cara mudahnya adalah dengan mengenalkan anak kepada teman-teman sebaya yang mempunyai beragam minat dan bakat.

Lakukan Tes Bakat
Ada beberapa cara untuk mengenali bakat anak, yaitu:
1.    Melihat tingkah laku anak. Kegiatan apa yang sering dilakukannya? Anak lebih berminat pada hal-hal apa?
2.    Mengikuti perkembangan anak dengan cermat.
3.    Memberikan berbagai macam stimulus atau rangsangan kepada anak, misalnya dengan memberikan les atau permainan yang variatif.
4.    Melakukan tes psikologi (tes bakat) untuk melihat kelebihan dan kelemahan anak. Tes ini bisa dilakukan saat anak berusia 7 tahun atau saat masuk sekolah. Pada usia tersebut sudah terlihat bakat serta minat anak.

Pahami Perkembangan Anak
Menurut Dra. Clara Kriswanto, MA, CPBC, ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua saat memberikan les untuk anak.
1.    Tidak mengutamakan pencapaian target. Penting diingat bahwa les diberikan sebagai upaya pengenalan kegiatan kepada anak.
2.    Les sebaiknya diberikan oleh guru yang memahami perkembangan anak. Jangan sampai guru memberi hukuman saat anak tidak bisa mengikuti les. Clara mencontohkan, saat anaknya harus les piano, selalu menangis bila sudah sampai di tempat les. Setelah ditilik, rupanya guru les kerap mencubit atau memukul tangan anaknya bila tidak bisa mengikuti instruksi sang guru.
3.    Pastikan anak tetap memiliki waktu yang seimbang untuk bermain dan istirahat.
4.    Jangan memaksakan kehendak kepada anak. Yang harus diutamakan adalah minat anak.
5.    Tetap pantau perkembangan anak.
6.    Upayakan untuk mengembangkan semua aspek kemampuan anak.

Bakat Saja Tidak Cukup!
Psikolog Clara Kriswanto menegaskan bahwa bakat saja tidak cukup. Setidaknya diperlukan tiga hal lain yang akan mengasah potensi anak :

a.    Harus ada dukungan dari orangtua maupun lingkungan
Dukungan yang diberikan tak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dukungan moril. Memberikan pujian (tanpa berlebihan dan terlalu sering) saat anak menunjukkan kemampuan juga menjadi bentuk dukungan. Bentuk dukungan juga bisa diberikan dengan tidak membanding-bandingkan anak dengan saudara atau temannya, apalagi sampai mendapat label negatif.

b.    Tidak berhenti berusaha
Kalau anak tidak berminat, padahal mempunyai bakat di bidang seni atau olahraga, hendaknya orangtua tidak menyerah. Bisa saja anak merasa malas karena terlalu banyak les, hingga kelelahan. Ada baiknya tidak mengikutkan les terlalu banyak bagi anak. Orangtua hendaknya tidak memaksakan kehendak pada anak. Hukuman fisik seperti mencubit atau memukul saat anak tidak berlatih harus dihindari. Hukuman dapat membuat anak tidak tertarik pada kegiatan tersebut.

c.    Berikan fasilitas yang memadai
Fasilitas yang diberikan tidak harus selalu mahal. Sediakan fasilitas sesuai kemampuan orangtua. 
sumber,,,
Tabloid Gaya Hidup Sehat






Minggu, 29 Juli 2012

Tumbuh sehat dan Semangat..

NUTRISI PENTING UNTUK ANAK SEHAT DAN CERDAS

Kategori: Kecerdasan Anak
Otak merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh sebagai pusat kontrol, berpikir, emosi, dan tingkah laku. Melihat pentingnya fungsi otak, tidaklah mengherankan bila setiap orangtua melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kecerdasan anaknya. Bahkan ada iklan kapsul kecerdasan menyampaikan ”......Sekali minum langsung cerdas, pintar dan juara......”. Kecerdasan mulai dibentuk sejak usia dini. Pertumbuhan otak yang sangat pesat terjadi pada usia kehamilan 30 minggu hingga anak berusia 18 bulan. Masa rawan otak dapat terjadi pada semua masa kehidupan seseorang, namun yang paling rentan terhadap kekurangan gizi adalah pada masa tersebut. Jumlah sel otak yang dicapai pada waktu lahir sekitar 66%, sedangkan berat otak baru mencapai 27%. Kekurangan gizi pada masa kritis ini bisa menyebabkan gangguan yang menetap atau tidak dapat diperbaiki kembali (irreversible). Untuk itu bila anak ingin cerdas, hendaknya orang tua memperhatikan kebutuhan gizi sejak masa hamil. Selain faktor gizi ada faktor lain yang berperan dalam menentukan kecerdasan anak, yakni faktor genetik (keturunan) dan lingkungan. Faktor genetik merupakan potensi dasar dalam perkembangan kecerdasan yang didapat dari orangtuanya. Faktor lingkungan meliputi ransang / stimulasi tumbuh kembang, komunikasi, sentuhan, permainan, menyanyi, mendongeng, musik dan lain sebagainya. Terdapat banyak sekali pendapat mengenai pengertian kecerdasan, salah satu pendapat bahwa kecerdasan adalah apa yang kita gunakan pada saat kita tidak tahu apa yang harus dilakukan. Pendapat lain menyebutkan bahwa kecerdasan merupakan kemampuan untuk belajar dari pengalaman dan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Pendapat ketiga menyebutkan bahwa kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan atau menciptakan sesuatu yang bernilai bagi budaya tertentu. Terdapat 3 komponen kecerdasan yakni (1) Intelligent Quotient (IQ) yaitu indikator yang menggambarkan kemampuan seseorang dalam mengorganisasikan syaraf untuk berpikir secara kreatif dan logis; (2) Emotional Quotient (EQ) yang terbentuk oleh kebiasaan dan membuat seseorang mampu mengenali pola emosi dan (3) Spiritual Quotient (SQ) yaitu memungkinkan seseorang untuk berpikir secara kreatif, berwawasan jauh, membuat dan bahkan mengubah aturan. Dengan memahami status perkembangan yang normal pada bayi dan balita, orangtua dapat mendeteksi dan mengukur sejauh mana perkembangan kemampuan anaknya sendiri. Bila anak mampu menunjukkan kemampuan yang melebihi anak seusianya, dapat dikatakan bahwa ia memiliki kapasitas belajar yang baik alias cerdas. Sementara bila anak menunjukkan keterlambatan, perlu diketahui apakah keterlambatan tersebut hanya disebabkan karena keterlambatan biasa, kurang stimulasi, atau ada faktor penghambat lain seperti adanya gangguan perkembangan.




Makanan untuk kecerdasan otak.

Faktor gizi memegang peran penting untuk mencetak anak cerdas. Makanan untuk kesehatan otak (Brainfood) diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel otak, memperbaiki fungsi otak, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak. Berikut ini adalah makanan yang perlu dicatat sebagai brainfood.

1. Telur

Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, yaitu suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat

2. Kacang-kacangan

Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein dan karbohidrat kompleks selain kaya dengan kandungan serat, vitamin dan mineral. Mengkonsumsi kacang baik untuk otak karena dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang. Kacang Merah dan Kacang Pinto mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 khususnya ALA (omega-3 bagi pertumbuhan dan fungsi otak) daripada jenis kacang lainnya. Kacang tanah merupakan salah satu makanan sumber vitamin E yang dapat melindungi lapisan membran sel syaraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem syaraf dalam penggunaan zat gula (glukosa) untuk kebutuhan energi.

3. Gandum murni

Otak membutuhkan suplai atau sediaan zat gula (glukosa) dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem syaraf.

4. Oat/Oatmeal

Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan zink yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.

5. Berry

Yang termasuk kelompok ini adalah strawberry, cherry, blueberry dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berry ini juga kaya akan asam lemak omega-3
.


6. Sayuran berwarna

Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan.

7. Susu dan Yogurt

Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak. Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D dan vitamin D penting bagi sistem syaraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia.

8. Daging sapi tanpa lemak

Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak adalah salah satu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi serta mineral zink yang dapat membantu memelihara daya ingat .






 9. ASI

ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Selain alami, kualitas dan kandungan nutrisinya tidak tertandingi oleh susu formula. Air susu ibu (ASI) mengandung omega-6 dan omega-3 hal ini dibuktikan bahwa bayi yang mendapatkan ASI mempunyai kadar DHA dan total omega-3 yang lebih tinggi daripada bayi yang tidak mendapat ASI.

10.Salmon

Ikan berlemak seperti ikan salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3, DHA dan EPA yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Saat ini banyak diperdagangkan bentuk ekstrak dari ikan salmon. Omega-3 berperan vital dalam proses tumbuh kembang sel otak untuk bekal kecerdasan bayi yang dilahirkan. Asam lemak omega-3 tidak bisa dibentuk dalam tubuh dan harus dipasok langsung dari makanan. Proses pertumbuhan sel otak (sel neuron) terjadi pada minggu ke 20 hingga 36, dan disempurnakan hingga bayi berusia dua tahun. Meskipun massa otak janin hanya sekitar 16% dari tubuhnya, namun dibandingkan dengan organ tubuh lain, otak paling banyak memerlukan energi (lebih dari 70%) untuk proses tumbuh kembangnya. Energi itu terutama berasal dari deposit zat gizi dan asam lemak essensial tubuh ibunya.



Sabtu, 21 Juli 2012

KAMUS BAHASA TANJUNGBALE

01. Pinomat = setidak-tidaknya
02. Pangulok = tukang gombal/pembohong
03. Tacaghingak = termangu melihat keadaan
04. Anggo = Hantu yang bersuara dengan hidung sengau,
suka datang kerumah minta kerak nasi ( mitos masyarakat)
05. Puntianak = Kuntilanak
06. Induk polong = biang kerok/provokator
07. Maleak = meleleh/memuakkan dengan gaya keperempuan-perempuanan
08. Basuntil = mengulum-ngulum gulungan tembakau di bibir
(kebiasaan orang-orang tua)
09. Moh = Ayo/Mengajak
10. Ceng = game over/berhenti dari permainan
11. Mancilat = Menipu dalam permainan
12. Mangulagh (gh=r) = berdalih mengelak dari pekerjaan/tanggungjawab
13. Tacongang = Terpana/kagum sangat
14. Disontap Ta'un = ditarik syaitan (doa buruk orang tua yang
kalap dengan kejahatan anaknya)
15. Lotup = pukulan keras tangan/tinju
16. Longsut = pukulan panjang dengan tangan
17. Honjut = pukulan tangan bertenaga
18. Dopak = pukulan tamparan/menampar
19. Kilik = menggiring bola sendirian/tanpa kerjasama dengan
kawan dalam permainan bola kaki
20. Mancaghut (gh=r) = memaki-maki
21. Mangiligh (gh-r) = Kepingin
22. Mangibo-ibo = pasang muka sedih/minta dikasihani (pura-pura)
23. Mangenceh = suka pamer
24. Manganggagh (gh=r) = Menyombongkan diri/harta
25. Mancaghengeh (gh=r) = memuakkan/sok akrab/sok manja
26. Mangepek = Naksir pada perempuan
27. Mangumpat = Menyumpah karena kesal
28. Malunjak = menjadi-jadi/semakin
29. Manjaluak = mual
30. Maleseh = bersandar dibahu seseorang
31. Manyingkap = Membuka tudung saji/Membuka kain sarung
32. Batalangke = Perantara/berhubungan
33. Pokghol Bambu (gh=r) = Notaris swasta/Pengacara partikelir
34. Mangubit = mencabik makanan (dgn jari tangan.."daging ikan dsb ")
35. Indehoy = Berpacaran
36. Mancokik = Makan dengan rakus
37. Mangantagh Balanjo (gh=r) = Menyerahkan Mahar kepada Pengantin wanita
38. Gading-gading = pengawal Pengantin Laki-laki
39. Bapokat = Bermufakat
40. Oncop = makan/telan
42. Buto Hoghnop (gh=r) = buta huruf/miskin informasi
43. Batakal = berantam/berkelahi
44. Lanjagh (gh=r) = keterusan/semakin
45. Cemes = smash/sambar
46. Mangayap = Menantang
47. Bakombugh = Bercerita (gh=r)
48. Mandele = Lemas tak bersemangat
49. Kaghojo tuntung kapur = kerja sembarangan
50. Congok = rakus
51. Mantadaghah = Asyik makan saja (gh=r)
52. Manyonduk = Menyendok/menyontek
53. Mangendeng = nompang makan/tanpa diundang
54. Jontik = sedikit jalang/mentel/play boy
55. Bigham = Biru/lembam (gh=r)
56. Caodoh = bodoh/lugu
57. Sampughutan = sakit perut/diare (gh=r)
58. Bongak = bohong/dusta
59. Tabaliak = melotot
60. Kampunan = kepinginKabolean=Kelaparan sangat
61. Manyontung = menyindir/perkataan kasar
62. Tamonung = melamun/menghayal
63. Manyampan = jatuh telentang/gagal dalam sebuah permainan
64. Bamadu = beristri lebi dari satu
65. Tacaghengeh = sok manja/mentel
66. Kabolean = Kelaparan sangat
67. Manjampuk = menyela percakapan/memotong pembicaraan tiba-tiba
68. Mambuayo-buayo = berleha-leha/bermalas-malasan
69. Budak = anak kecil
70. Bacapuk-capuk = belang-belang
71. Togap = besar
72. Kuagak = kurasa/kutaksir/kayaknya
73. Pighik (gh=r) = lirik
74. Bughuk sungkah (gh=r) = rakus/segalanya dimakan/tanpa pantangan
75. Sampughutan (gh=r) = sakit perut/diare
76. Manyonggot = mengupah-upah/memberi semangat (dalam satu upacara adat)
77. Manyendegh (gh=r) = bersandar
78. Manyingkot = Tindakan nekad/bunuh diri
79. Papo = tak berharta/tak punya uang
80. Taghonggok = tertumpuk
81. Mancokik = Makan saja kerjanya/Mencekik
82. Talangkup = tengkurap
83. Talontang = telentang
84. Budak oncol = anak kecil yang menggemaskan
95. Tuntung kapugh (gh=r) = pekerjaan amburadul/tak teliti
96. Manggodo = Menggila/terlalu semangat
97. Manerge = Menggoda perempuan/PDKT
98. Eskete = tak bertegur sapa walau berhadapan/tak berkawan
99. Naik bulan = sedang hamil
100.Puako = gila/penyakit syaraf kambuhan
101.Taciko = sakit perut karena makan berlebihan (biasanya seafood)
102.Tacandak = tertangkap tangan/ketahuan
103.Tacolup = terendam/terperosok
104.Bughut (gh=r) = hernia
105.Baghah (gh=r) = Kanker
106.Cikuk an = bersendawa karena kurang minum sesudah makan
107.Teghap (gh=r) = Sendawa setelah kenyang.
108.Mamuncung = merengut
109.Ondak = mau
110.Batandang = bertamu
111.Mangendeng = nompang makan/tak diundang
112.Mandongus = Mengeluh/sikap penolakan atas perintah
113.Maninjo = Menjenguk
114.Ambal = Asyik/Sering/Berulang-ulang
115.Ampughas (gh=r) = sikap licik/penipu/pembohong
116.Pilo-pilo = lincah/gerakan sangat cepat dari seseorang
117.Mintogh (gh=r) = langsung/terus
118.Tapaghogok (gh=r) = tertangkap basah/terperosok
Secara umum Budi Pekerti berarti moral dan kelakuan yang baik dalam menjalani kehidupan ini.

Ini adalah tuntunan moral yang paling penting untuk orang Jawa tradisional. Budi Pekerti adalah induk dari segala etika ,tatakrama, tata susila, perilaku baik dalam pergaulan , pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Pertama-tama budi pekerti ditanamkan oleh orang tua dan keluarga dirumah, kemudian disekolah dan tentu saja oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung.

Pada saat ini dimana  sendi-sendi kehidupan banyak yang goyah karena terjadinya erosi moral,budi pekerti masih relevan dan perlu direvitalisasi.
Budi Pekerti yang mempunyai arti yang sangat jelas dan sederhana, yaitu : Perbuatan( Pekerti) yang dilandasi atau dilahirkan oleh Pikiran yang jernih dan baik ( Budi).

Dengan definisi yang teramat gamblang dan sederhana dan tidak muluk-muluk,  kita semua dalam menjalani kehidupan ini semestinya dengan mudah dan arif dapat menerima tuntunan budi pekerti.

Budi pekerti untuk melakukan hal-hal yang patut, baik dan benar.Kalau kita berbudi pekerti, maka jalan kehidupan kita paling tidak tentu selamat, sehingga kita bisa berkiprah menuju ke kesuksesan hidup, kerukunan antar sesama dan berada dalam koridor perilaku yang baik.
Sebaliknya, kalau kita melanggar prinsip-prinsip budi pekerti, maka kita akan mengalami hal-hal yang tidak nyaman, dari yang sifatnya ringan, seperti tidak disenangi/ dihormati orang lain, sampai yang berat seperti : melakukan pelanggaran hukum sehingga bisa dipidana.